Kenapa FPI Selalu di Salahkan?

Posted on Juli 23, 2013

1


Tidak sedkit diantara kita kaum muslimin yang menyalahkan suatu organisasi seperti halnya yang marak di beritakan akhir akhir ini di media masa adalah FPI (Front Pembela Islam), yang menurut hemat saya adalah suatu hal yang memojokkan kaum muslimin yang di lakukan oleh golongan sekuler, akan tetapi ada hal yang harus di perhatikan oleh sekelompok orang yang mengaku muslim tapi selalu memojokkan saudaranya sendiri bahkah diantaranya banyak yang mengatakan “dalam islam tidak ada namanya kekerasan” ya, itu benar tetapi pembaca yang budiman alangkah bainya menyimak suatu riwayat berikut;

Dalam kasus Masjid Dhirar misalnya, saat Nabi SAW dan para sahabat pulang dari perang Tabuk. Waktu itu, beliau baru sampai di Dzu Awan dan belum masuk Madinah. Namun, karena beliau mendapatkan informasi penting tentang Masjid Dhirar yang disalah gunakan untuk merusak Islam dari dalam (lihat QS. At-Taubah: 107-108), beliau pun segera memanggil Malik bin Dukhsyum, Ma’an bin Adi, Amir bin Sakan, dan Wahsyi. Beliau bersabda,

“Pergilah kalian ke masjid orang-orang zhalim ini. Hancurkan dan bakarlah masjid itu.” Lalu, para sahabat ini pun bergegas meluncur ke Masjid Dhirar untuk melaksanakan instruksi Nabi- Nya. (Tafsir Al-Qurthubi, dll.)

Mengomentari pembakaran dan penghancuran Masjid Dhirar milik kaum munafik, Imam Ibnul Qayyim berkata, “Membakar dan menghancurkan tempat-tempat maksiat yang dipakai untuk bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW terhadap Masjid Dhirar, sekalipun ia adalah masjid tempat shalat dan disebut nama Allah di dalamnya, tetapi karena ia membawa madharat dan memecah-belah kaum mukminin, serta menjadi markas kaum munafik; maka hukumnya adalah wajib bagi penguasa untuk membereskannya, baik itu dengan cara menghancurkan dan membakarnya, atau dengan cara mengubah bentuknya dan mengganti peruntukannya. Demikian pula hukumnya setiap tempat yang perkaranya seperti ini.” (Zad Al-Ma’ad/III). Wallahu a’lam.

Baca link terkait di sini

Dikutif dari komentar member group

Posted in: /Artikel