DHCP Server Debian

Posted on Februari 1, 2011

0


Debian disini versi 4 update dari sarge yaitu debian etch untuk setting dhcp server pastikan paket dhcp server telah terinstall ketik perintah
CPU0163:~# dpkg -l | grep dhcp3-server
ii dhcp3-server 3.0.4-13 DHCP server for automatic IP address assignm
itu adalah tampilan ketika sudah terinstall jika belum ketik perintah berikut sesuai medianya
Cdrom
#apt-cdrom add
#apt-get install dhcp3-server
Internet (pastikan dulu yang mau dijadikan mirror*)
apt-get update
apt-get install dhcp3-server
setelah terinstall file konfigurasi berada didalam directory /etc/dhcp3/ dan nama file konfigurasinya dhcpd.conf sedangkan service nya berada didalam directory /etc/init.d/
baiklah sekarang kita mulai setting file konfigurasi dhcp server menggunakan editor kesayangan masing-masing ketik
#pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Lalu edit file aslinya tapi sebelum itu sebaiknya tolong di backup dulu J agar ketika kita melakukan kesalahan kita bisa melihat file defaultnya atau mengembalikan ke settingan
asal L untuk backup file konfigurasi ketik
#cp /etc/dhcp3/dhcpd.conf /home/crazynuxer/dhcpd.conf
didalam file konfigurasi terdapat beberapa argument atau option yang harus dimengerti dan dipahami agar bisa mensetting file dhcp server.
Berikut option-option atau argumentnya :
ddns-udpate-style none;
Tidak mendukung dynamic dns mulai dhcp versi 2*
default-lease-time 600
Menyatakan lama sewa ip client yang disewa dhcp nilai ini berdasarkan detik dan ini bisa dirubah sesuai kebutuhan.
max-lease-time 7200
Menyatakan lama maksimal sewa ip client dan ini juga dalam hitungan detik
option domain-name “crazynuxer.com”
Menyatakan nama domain dari dns anda
option domain-name-servers 202.23.52.35
Menyatakan alamat ip dns server yang akan diberikan ke klient lewat dhcp server
option subnet-mask 255.255.255.0
Menyatakan subnet ip client yang akan disewakan ke client
option routers 192.168.100.1
Menyatakan gateway untuk client
option broadcast-address 192.168.100.255
Menyatakan broadcast address
subnet 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 {
range* 192.168.100.10 192.168.100.20; }
Menyatakan range ip yang akan disewa kan dengan
Ini adalah setingan jika kita hanya mau mensetting dhcp server untuk menangani satu network saja J
Contoh configurasi nya :
ddns-update-style none;
default-lease-time 3600;
max-lease-time 7200;
option domain-name “crazynuxer.com”;
option domain-name-servers 202.35.12.30;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option routers 192.168.100.1;
option broadcast-address 192.168.100.255;
subnet 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.100.10 192.168.100.25;
}
Untuk membuat setingan dhcp agar bisa digunakan menjadi beberapa network
Contoh konfigurasinya :
ddns-update-style none;
default-lease-time 3600;
max-lease-time 7200;
option domain-name “crazynuxer.com”;
option domain-name-servers 202.35.12.30;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.100.255;
subnet 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.100.10 192.168.100.25;
option routers 192.168.100.1
}
subnet 192.168.200.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.200.10 192.168.200.25;
option routers 192.168.200.1
}
Dst…. J
Di dhcp server juga disediakan mapping ip address menggunakan mac address jadi penentuan ip client berdasarkan mac addressnya J
Contohnya :
host crazynuxer {
hardware ethernet 00:02:5c:36:42:ff;
fixed-address 192.168.100.1;
}
Selain bisa melakukan mapping kita juga bisa membuat suatu host atau client dibuat konfigurasi sendiri atau dispesialkan J
host crazynuxer {
hardware ethernet 00:03:c0:5d:bd:95;
filename “crazynuxer.dhcp”;
server-name “ns1.crazynuxer.com”;
}
Jika sudah melakukan konfigurasi dhcp server kita bisa menset Ethernet devices yang digunakan untuk mengurusi dhcp server kita set di
/etc/default/dhcp3-server
Jika kita buka dengan pico kita edit
INTERFACES=”eth1 eth2″
Dengan demikian yang akan mendengarkan permintaan adalah interface eth1 dan eth2
Jika sudah melakukan konfigurasi sekarang kita start servicenya
#/etc/init.d/dhcp3-server start
Jika tidak ada pesan error maka konfigurasi sudah benar
Untuk memastikan apakah dhcp server sudah berjalan atau tidak kita bisa ketik
#ps –ax | grep dhcp
Jika keluar
ps -ax | grep dhcp
Warning: bad ps syntax, perhaps a bogus ‘-’? See http://procps.sf.net/faq.html
3056 ? Ss 0:01 /usr/sbin/dhcpd3 -q eth1 eth2 eth3 eth4 eth5
4990 pts/0 S+ 0:00 pico /usr/share/doc/dhcp3-server/examples/dhcpd.conf
5007 pts/1 S+ 0:00 grep dhcp
Maka dhcp server sudah running

Posted in: /Artikel